

Pelindung Alam dan Warisan Budaya
Masyarakat Adat Papua adalah kelompok masyarakat yang hidup secara turun-temurun dengan hubungan erat terhadap alam dan budaya di wilayahnya. Mereka memegang hak ulayat atas tanah dan sumber daya alam, serta memiliki hukum adat yang mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya. Masyarakat Adat berperan sebagai penjaga lingkungan dengan kearifan lokal yang mendukung keberlanjutan ekosistem. Namun, hak-hak mereka sering terancam oleh eksploitasi dan kurangnya pengakuan resmi. Oleh karena itu, Diperlukan memberikan pengakuan, perlindungan, dan pemberdayaan agar mereka dapat menjaga identitas budaya, spiritualitas, serta kelestarian alam Papua.

Dendrolagus mbaiso
Dendrolagus mbaiso , kanguru pohon atau dingiso, merupakan salah satu hewan yang sangat langka dan menarik perhatian 1. Sebelumnya hanya diketahui hidup di hutan lumut pegunungan tinggi di lereng selatan dan barat Pegunungan Sudirman, Papua. Kini, ditemukan juga di wilayah utara, khususnya di daerah tradisional suku Wano, pada ketinggian antara 1500 hingga 3600 meter 2. Kanguru pohon dulunya hidup di tanah seperti kanguru lainnya, tetapi kembali beradaptasi di pepohonan 3. Adaptasi morfologis yang signifikan pada kanguru pohon termasuk pengembangan otot-otot yang kuat untuk aduksi, menggenggam, dan mencengkeram, serta modifikasi bentuk scapula dan artikulasi tulang lengan untuk meningkatkan mobilitas 4. Tapi kini, perubahan habitat dan fragmentasi hutan merupakan ancaman besar bagi kelangsungan hidup kanguru pohon 5.
Sumber foto: IUCN Redlist








